Kamis, 12 Maret 2009

Habiskan Waktu walau tersisa



Habiskan waktu walau tersisa

Menabur buih laksana pedang diasah
Panen padi tak membuahkan asa
Amboi kawan habis sudah
walau waktu tersisa

Habiskan waktu walau tersisa
Genderang perang sudah di tabuh
Gemericik air indah nian didengar
Amboi kawan habis sudah
walau waktu tersisa

Habiskan waktu walau tersisa
Melati putih segar nian di pelupuk mata
Harum kesturi laksana surga
Amboi kawan habis sudah
Walau waktu tersisa

Ombak bergulung badaipun datang
Hancurkan karang berserak di tepi pantai
Kalaupun kawan hanya berlalu di pelupuk mata
Malang nian nasib hamba ni

Amboi kawan habis sudah
walau waktu tersisa

7 komentar:

  1. Apapun yang tersisa harus dihabiskan,
    mubazir.
    Sayang, rezki yang telah diberikan haruslah dinikmati dan disyukuri.
    Karena itu habiskanlah.

    BalasHapus
  2. Ya..memang kalo ngga' habis buat siapa coba..?

    BalasHapus
  3. Selagi ada waktu..
    habiskan..
    Bisakah waktu tersisa..?
    Dalam perputaran waktu yang cepat..
    Bahkan 24 jam sehari pun kadang terasa kurang.. :)

    BalasHapus
  4. wew.. hidup itu nikmatin aja.. jgn dibikin pusing he..he.. btw nyambung ga yah komennya he..he..

    BalasHapus
  5. Yang penting waktu bisa digunakan sebaik-baiknya

    BalasHapus
  6. setuju apa kata cenya95..apaaja termasuk waktu mesti kita gunain secara maksimal,biar hasilnya bisamaksimal pula...hmm...btw,jago ya buat puisinya...:D

    BalasHapus

Terima kasih kepada kawan-kawan yang mau berkomentar di Blog ini.Komentar anda membuat saya akan semakin rajin untuk menulis di Blog ini