Rabu, 11 Maret 2009

Masih seperti itukah kita

Suatu ketika di bekasi ada pengerebekan oleh aparat kepolisian dan
berkerjasama dengan aparat terkait.Yang digerebek adalah seorang TOKOH
MASYARAKAT.Yang dimasyarakatnya terkenal dengan rasa sosialnya yang
tinggi.Banyak membantu keluarga-keluarga miskin,sering menyumbang ke
masjid dan berbagai aktivitas sosial lainnya.Pegerebekan melalui proses
yang sulit dan berhadapan langsung dengan masyarakat.Kontan masyarakat menolaknya.Pengerebekan itu melalui proses yang cukup panjang ,karena di
halangi oleh MAsyarakat setempat.Dan pada Akhirnya lewat kepiawayannya
seorang agent aparat intelijen yang memang penduduk setempat.Sang agent
berhasil meyakinkan masyarakat bahwa yang akan ditangkap adalah memang
benar adalah SEORANG BANDAR NARKOBA.

Ketiaka itu aku di kota Bandung sedang jalan-jalan.Ya jalan kaki.Kulihat
seorang gadis kebingungan sepertinya mencari alamat.Singkat cerita
ternyata mau melamar pekerjaan. Ya kubantu ia mencari alamat."Benar
alamat ini mas"," Ada yang bisa dibantu". Kata seorang penjaga
berpakaian preman..Penjaga ini menatap tajam terutama menatap sang gadis
tampa berkedip.Dalam hatiku (apa nga pernah ngeliat perempuan apa ya
nich orang)Setelah berbicara dengan yang lainnya sang penjaga berkata
kepada temannya."gimana Pak haji ada ga " ,Pak HAJI ada tuh
didalam.Kata kawannya kepada penjaga itu.Lagi asik ku mencuri dengar
tiba-tiba datang kawan si gadis itu Yang sudah lebih dulu bekerja
disitu.Oe ternyata setelah ku resapi beberapa pembicaraan bahwa tempat
yang aku pijak ini adalah salah satu tempat perjudian,bliard, rolet dan
tempat hiburan malam.Dan pak HAJI yang di pangil itu adalah pemilik
tempat PERJUDIAN itu.

Kawan .......

Kisah itu adalah benar adanya.Mungkin banyak ditengah -tengah kita Model
orang seperti itu.Itulah kamuflase jatidiri.Orang lain dibuat percaya
bahwa sikap dan perbuatan menunjukan bukan sifat sebenarnya yang
bertujuan untuk mengelabuhi orang lain/masyarakat agar percaya penuh dan
meyakinkan.Biasnya memakai sibol - simbol agama.atau menunjukan
identitas kebaikan.

Kawan .........

Ada banyak kejahatan ditengah - tengah kita saat ini, kita mungkin tidak
sadar bahwa orang disekitar kita adalah bandar narkoba,seorang penadah
mobil curian,bandar togel ataupun bisa jadi koruptor ataupun perampok
Bank,bahkan pencuri sepatu/sandal di masjid,Tuh kaya sandal terbangnya
mas8nur,haaaahhhaaaa.

oke kawan waspadalah. waspadalah
Jangan - jangan kita masih seperti itu
ah tidak kawan,mari kita semua bertobat kalo masih seperti seperti itu

waspada - waspada

19 komentar:

  1. wew.. iya tuh..
    disekeliling kita emang banyak juga yang kaya gtu..

    BalasHapus
  2. hidup itu maya dan kamuflase so janga n heran jika banyak macan berbulu domba, monyet berbulu manusia..hehehehe :P tulah asyiknya hidup kita tidak tahu semua apa yang akan terjadi. kalau kita tau segala yang akan terjadi mungkin kita tak butuh tuhan..masa mau dipensiuin tuhan????? heheheh :P

    BalasHapus
  3. yap..banyak hal didunia ini yang menipu...nggak hanya di dunia jauh sana, tapi di sekitar kita juga...jangan mudah percaya ama orang, termasuk teman kita sendiri...yap..waspada...:D

    BalasHapus
  4. jadi ingat kasus Ponari yah..
    gara-gara dia, masyarakat desanya jadi lebih makmur.. jadi pas aparat mau membredel rumahnya, yah ora iso toh...diproteksi.

    tapi kalo bandar narkoba..yah, beda kasusnya, sudah melanggar undang-undang.

    BalasHapus
  5. kalo gak gitu pasti dahlama indonesia jadi negara super power boss..


    hehhe.. mampir balik nih gw..

    BalasHapus
  6. Yah masing masing kita emang punya topeng dan kita sendiri yang tahu seperti apa wajah di balik topeng itu..

    BalasHapus
  7. panggung sandiwara kang semua memilih perannya masing masing..

    BalasHapus
  8. iya nih,
    jangan-jangan saya juga masih punya sifat-sifat begitu ...masca

    BalasHapus
  9. Kawan, aku bertobat

    Hehe, pake smart siafa :)

    BalasHapus
  10. Hhhh...

    apa kata dunia....?????

    BalasHapus
  11. Weih...aku di link to....
    makasih-makasih.....memang perlu banyak2 berdoa + waspada. Nggak perlu "mendelik" kayak petugas tadi....santai diluar, waspada didalam...waspadalah!...waspadalah!!!

    BalasHapus
  12. Pagi :) kmr pagi aku jg dateng ksini lho tp ko comment'ku ndak muncul.diajeng pikir lg menunggu moderasi,eh tak intip ndak ada juga :) apa krn diajeng pake HP yah?

    BalasHapus
  13. Gmn kbr hari ini sahabatku..? Sehat kan? Smg tetep semangat yach..walo jalanan macet,ah enjoy aja,buktinya bs smbl blogwalking..smkn macet smkn bgs,hehe..biar smp kantor lngsng lunch :)

    BalasHapus
  14. Wah,....lama nggak singgah nich...kalau ditempat rumah Ayah dikelilingi pohon kayu besar dan sungai aja....
    salam hangat dari Ayah....

    BalasHapus
  15. yaaa.. banyak orang yang tampak muka baik dan benar tapi belakang punggung buruk dan salah.
    Waspadalah dan selamilah hati para tetangga.

    BalasHapus
  16. bagaimna menghadapi orang2 yang seperti itu pak...? saya sering menjumpainya....

    BalasHapus
  17. @HRY YA kalo udah tahu ti hati ya
    @SIAFA nga mau ah dipensiun Tuhan
    @piyud penting juga test kejujuran
    @Hawe69 setuju diberantas kalo bandar
    @sang penyamun,berarti indonesia ga bisa dong jadi negara super power karena pasti akan ada orang seperti itu
    @deyna, memang harus intropeksi diri
    @seno aji ya hidup memang pilihan
    @mas cahyo,ya memang mungkin
    @utami ,cerita ini memang nyata.ya memang ironis
    @cucu haris memang bertobat nich
    @dunia tidak mengatakan apa 2
    @masnur,benar memang
    @jeng,pake hp memang susah koment,ya aku sehat berkat kawan2 juga
    @ya pedalaman kalteng memang selalu membawa kenangan
    @cenya95 ,memang perlu diperhatikan
    @Tulisan ria,ya bergaul jangan membaur,tapi kalo punya misi kebaikan ya,di dekati dan diajak untuk kebaikan

    BalasHapus
  18. astagfirullah...smoga saya terhindar dr orang yg berhati serigala, nerkulit macan, bertampang buaya....
    NAH LOH!

    BalasHapus

Terima kasih kepada kawan-kawan yang mau berkomentar di Blog ini.Komentar anda membuat saya akan semakin rajin untuk menulis di Blog ini